Gragenews.com – INDRAMAYU – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman SMP PGRI 1 Haurgeulis, Desa Sumber Mulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Rabu (4/11/2026) pagi.
Lebih dari 400 siswa bersama para guru mengikuti kegiatan Terapi Melembutkan Hati yang dipandu oleh Tim Assalam. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menghadirkan suasana berbeda dalam lingkungan pendidikan. Tidak sekadar memberikan motivasi, kegiatan ini mengajak para siswa melakukan introspeksi diri, menyadari kesalahan, serta menumbuhkan kembali rasa hormat dan kasih sayang kepada orang tua, guru, dan sesama teman.
Momen paling menyentuh terjadi ketika kegiatan ditutup dengan saling memaafkan antara guru dan murid. Sejumlah siswa tampak tak kuasa menahan tangis setelah diajak merenungi berbagai kesalahan dan sikap yang selama ini mungkin tanpa disadari telah melukai perasaan orang tua maupun guru.

Kegiatan diawali dengan pendekatan emosional oleh Ustaz Ichwan yang mengajak siswa-siswi, khususnya mereka yang telah kehilangan ayah atau ibu, untuk merasakan kembali arti kasih sayang orang tua. Interaksi tersebut seketika membangun suasana emosional dan menggugah perasaan para peserta.
Selanjutnya, Ki Cakra memberikan motivasi dan mengajak seluruh siswa untuk berani melihat ke dalam diri sendiri. Para siswa diajak merenungi kesalahan, baik kepada orang tua, guru maupun teman, sekaligus membangun kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga kematangan akhlak dan perilaku.
Suasana semakin khidmat ketika Ustaz Nurhidayat melantunkan doa dan membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai pengiring proses perenungan. Banyak siswa terlihat menangis tersedu-sedu dalam suasana yang penuh penghayatan.
Puncak kegiatan berlangsung ketika seluruh siswa dan guru saling berjabat tangan serta meminta maaf. Momen tersebut diiringi lantunan sholawat dan pujian oleh Ustaz Robin, menciptakan suasana kebersamaan yang menyentuh hati.

Tidak hanya menyasar para siswa, Tim Assalam juga memberikan layanan Terapi Gurah Mata kepada sejumlah guru sebagai kegiatan tambahan. Hal ini semakin mempererat keakraban dan membangun hubungan silaturahmi antara Tim Assalam dengan keluarga besar SMP PGRI 1 Haurgeulis.
Kepala SMP PGRI 1 Haurgeulis, Kasim, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Tim Assalam.
“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Tim Assalam di sekolah kami. Program ini insyaallah sangat bermanfaat. Terkadang anak-anak didik memang membutuhkan suasana baru dan orang-orang baru yang dapat memberikan nasihat, motivasi, serta membantu melembutkan hati siswa-siswi SMP PGRI 1 Haurgeulis,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Terapi Melembutkan Hati dapat terus dilaksanakan dan menjangkau sekolah-sekolah lain di Kabupaten Indramayu.
Menurutnya, kehadiran Tim Assalam di sekolah menjadi salah satu wasilah hidayah Allah SWT bagi para peserta didik dan guru agar semakin bersinergi dalam proses belajar mengajar, memperoleh ketenangan, meningkatkan semangat belajar, serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia.
PENDIDIKAN BUKAN HANYA TENTANG ILMU, TETAPI JUGA TENTANG HATI DAN AKHLAK
Kegiatan Terapi Melembutkan Hati dinilai menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam menjawab tantangan pendidikan saat ini. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, empati, dan penghormatan terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin menyayangi dan berbakti kepada orang tua, rajin belajar, saling mengasihi antarteman, serta menghormati guru sebagai sosok yang berperan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Sementara bagi para guru, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ketenangan batin, mempererat hubungan emosional dengan peserta didik, serta menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.
Sebab, ilmu dapat mencerdaskan pikiran, tetapi hati yang lembut dan akhlak yang baik akan menjadi bekal penting bagi generasi penerus bangsa.
Red







