Bambang Mujiarto Bersama Rudiana Sambangi Pameran Gugah Gaman Cirebon 2026, Koleksi Keris Nusantara Jadi Perhatian

Budaya9 Dilihat

Gragenews.com, CIREBON — Kekayaan seni dan tradisi pusaka Nusantara kembali mendapat ruang apresiasi melalui penyelenggaraan Pameran Keris Gugah Gaman Cirebon 2026. Memasuki hari kedua, Sabtu (31/10/2026), kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon tersebut mendapat kunjungan dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto, S.T., bersama Pembina SAKETI, Rudiana, S.E., M.A.P.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap keberadaan warisan budaya bangsa, khususnya tradisi Tosan Aji yang memiliki nilai sejarah, seni, dan filosofi tersendiri dalam perjalanan kebudayaan Nusantara.

Bambang Mujiarto yang dikenal memiliki ketertarikan terhadap dunia pusaka berkesempatan menyaksikan secara langsung berbagai koleksi keris dan benda pusaka yang dipamerkan. Bersama Rudiana, ia menelusuri sejumlah koleksi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan karakteristik dan keunikan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, keduanya mendapatkan pendampingan dari Kohin, perwakilan AR Collection, serta Lingga Nugraha, Empu Muda Cirebon. Mereka memberikan penjelasan mengenai ragam koleksi yang dipamerkan, mulai dari karakter bilah, bentuk, teknik garap, nilai estetika hingga kekhasan tradisi perkerisan dari daerah asalnya.

Melalui penjelasan tersebut, pengunjung dapat melihat bahwa keris bukan sekadar benda pusaka atau barang koleksi. Di balik setiap bentuk dan detail pengerjaannya, terdapat kekayaan keterampilan, kreativitas, serta perjalanan tradisi yang berkembang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Bagi Bambang Mujiarto, kesempatan mengunjungi pameran ini menjadi pengalaman untuk melihat lebih dekat keberagaman warisan Tosan Aji Nusantara. Sementara kehadiran Rudiana sebagai Pembina SAKETI menunjukkan keterlibatan unsur pembina dalam memberikan perhatian terhadap kegiatan yang membuka ruang pengenalan dan apresiasi budaya perkerisan.

Pameran Gugah Gaman Cirebon 2026 sendiri menghadirkan beragam koleksi pusaka dari berbagai wilayah Nusantara. Perbedaan bentuk, karakter, dan teknik pengerjaan yang ditampilkan menjadi cerminan betapa luasnya khazanah seni perkerisan Indonesia.

Lebih dari sekadar ajang memperlihatkan koleksi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat, kolektor, pemerhati budaya, serta berbagai kalangan yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan tradisi Tosan Aji.

Kehadiran Bambang Mujiarto dan Rudiana pada hari kedua turut memberikan perhatian tersendiri bagi penyelenggaraan pameran tersebut. Bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Gugah Gaman Cirebon 2026 menjadi salah satu ruang apresiasi yang mempertemukan kekayaan pusaka, nilai seni, dan tradisi budaya Nusantara agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

ROCHAN